Bulan Juni lalu diadakan webinar untuk menjelaskan dasar-dasar Facebook Ads, dan pertanyaan yang muncul sangat beragam: dari cara membuat akun iklan sampai kenapa iklan tidak kunjung disetujui. Tulisan ini merangkum materi inti webinar tersebut, ditambah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan peserta, agar bisa menjadi panduan bagi kamu yang baru mulai beriklan di Facebook dan Instagram.
Siapkan fondasinya dulu
Sebelum membuat iklan pertama, pastikan kamu memiliki halaman Facebook bisnis, akun Instagram bisnis yang sudah ditautkan, dan akun iklan di Business Manager. Tambahkan metode pembayaran yang valid dan isi informasi bisnis dengan lengkap. Jika punya website, pasang Facebook Pixel agar aktivitas pengunjung, seperti melihat produk atau membeli, bisa tercatat dan dipakai untuk optimasi.
Pilih tujuan kampanye yang tepat
Saat membuat kampanye di Ads Manager, kamu diminta memilih tujuan. Tujuan-tujuan ini dikelompokkan menjadi tiga: awareness untuk memperkenalkan brand, consideration untuk mendorong orang berinteraksi seperti klik ke website, menonton video, atau mengirim pesan, dan conversion untuk mendorong tindakan bernilai seperti pembelian. Pilih tujuan sesuai hasil yang benar-benar kamu inginkan, karena sistem Facebook akan mencari orang yang paling mungkin melakukan tindakan tersebut.
Menentukan audiens
- Audiens inti: berdasarkan lokasi, usia, jenis kelamin, minat, dan perilaku.
- Custom audience: orang yang sudah berinteraksi denganmu, misalnya pengunjung website, penonton video, atau daftar pelanggan.
- Lookalike audience: orang yang memiliki karakteristik mirip dengan custom audience terbaikmu.
Untuk pemula, mulailah dengan audiens yang tidak terlalu sempit. Audiens yang terlalu kecil membuat biaya mahal dan sistem sulit belajar. Fokuskan penargetan pada lokasi yang benar-benar bisa kamu layani.
Anggaran dan jadwal
Kamu bisa memilih anggaran harian atau anggaran total. Mulailah dengan nominal yang sanggup kamu jalankan beberapa hari tanpa harus segera dimatikan, karena sistem membutuhkan waktu untuk belajar. Hindari mengubah anggaran atau pengaturan terlalu sering di hari-hari awal.
Membuat materi iklan yang menarik
Gunakan gambar atau video yang jelas, terang, dan langsung memperlihatkan produk atau manfaatnya. Tulis teks pembuka yang menjawab pertanyaan pertama calon pembeli: apa ini, untuk siapa, dan kenapa harus sekarang. Sertakan tombol ajakan bertindak yang sesuai, misalnya Kirim Pesan atau Belanja Sekarang. Siapkan dua atau tiga variasi kreatif agar bisa dibandingkan.
Iklan yang baik dimulai dari penawaran yang jelas. Pengaturan teknis hanya membantu penawaran itu sampai ke orang yang tepat.
Kenapa iklan ditolak
Iklan bisa ditolak karena melanggar kebijakan periklanan, misalnya klaim kesehatan yang berlebihan, gambar sebelum dan sesudah, menyebut ciri pribadi audiens secara langsung, atau produk yang dibatasi. Baca alasan penolakan di Ads Manager, perbaiki materi, lalu ajukan ulang. Jika yakin iklan sudah sesuai aturan, kamu bisa meminta peninjauan ulang.
Membaca hasil pertama
Setelah beberapa hari, lihat biaya per hasil sesuai tujuan kampanye. Bandingkan juga CTR untuk menilai daya tarik materi iklan dan frekuensi untuk melihat apakah audiens mulai jenuh. Matikan variasi yang jelas kalah, pertahankan yang menang, dan uji ide baru secara bertahap.
Facebook Ads bukan sulap. Ia adalah alat untuk mempercepat pertemuan antara penawaran yang baik dan orang yang membutuhkannya. Mulailah dengan kecil, catat setiap percobaan, dan belajar dari data yang terkumpul.
Satu saran terakhir dari sesi tanya jawab webinar: siapkan admin yang siap membalas pesan ketika iklan berjalan. Banyak peserta mengaku iklannya sebenarnya berhasil mendatangkan pesan, tetapi calon pembeli keburu pergi karena balasan datang terlambat.
No comments yet